Skip to main content

TERINSPIRASI

Seperti judulnya, jurnal hari ini terinspirasi dari jurnal teman saya di multiply.com. Dari tulisan terakhir saya, laman ini sudah ditinggalkan kurang lebih satu bulan. Untuk menebus satu bulan itu, saya membuat rangkuman lagi, seperti yang dilakukan teman saya tadi.
Jadi, utnuk mempersingkat kata, karena saya sedang tidak mau ribet karena urusan nyata sudah ribet, saya  mau memudahkan urusan maya ini. Maka, dengan ini saya catut sepatut-patutnya apa yang dia tuliskan di jurnalnya. Adapun isi jurnal tersebut adalah :

Sungguh, tadi setelah membaca tulisan-tulisan dari orang-orang yang saya kagumi, --baik yang saya kenal langsung maupun hanya saya kenal tulisannya saja-- begitu meletup-letup semangat saya untuk menulis. Menulis apa? Apa ya?
Perkataan klise mengatakan,"nafsu besar, tenaga kurang". Mungkin demikianlah keadaan saya sekarang. Begitu bernafsu untuk menulis. Banyak ide-ide berkelebatan di dalam kepala. Tapi apa daya tahan tak sampai.
Bagaimana kalau saya tuliskan saja poin2 yang peristiwa, ide, atau apalah itu. Mungkin Saudara-saudari yang membaca (mungkinkah ada?) bisa mendapatkan ide untuk meluaskannya menjadi suatu tulisan tersendiri.
Maka, setelah mencatut kata pendahuluan tersebut di atas, saya akan merangkum kejadian-kejadian dan pendapat saya :

- Keangkuhan Masyarakat DPR. Saya mengutuk keinginan mereka dan perilaku negatif mereka! Kalaupun ada yang bisa pegang amanah, biar Tuhan yang menghitung, biar Tuhan yang membalas. Amanah menjadi Hak, mau jadi apa dunia???

- Ah, bertambah lagi daftar teman yang sudah menikah, bertajam tajam tatapan mata orang tua. Huh.

- Mungkin mantan saya ada yang mau pedekate lagi. Hihihihihi. Maaf yah, ini kan bukan kemauan saya. Tapi nggak saya ladenin kok... :biggrin: :lol:

- Kangen teramat sangat dengan Jatinangor dan semua yang pernah terjadi di dalamnya bersama-sama teman-teman berbagi suka dan duka. Sesungguhnya

- Mulai merasakan nggak enak di tempat kerja. Dan mungkin bener kali ya omongan tukang urutku, harus hati-hati di tempat baru. *Etapi yang namanya di tempat baru ya harus hati-hati lah ya!* Belum lagi, baru tiga bulan, eh, kepala ruangannya diganti, baru merasakan enak dan klik nya, eh, sudah harus adaptasi lagi, hancur hatiku. Proses adaptasi itu tidak mudah bung!

- Bawa kendaraan itu benar-benar menguras energi lho...dua minggu pertama memang menyenangkan, tapi makin kesini, asa remuk badan teh...

- Makin banyak hal aneh yang mendekatkan kita pada kiamat nampaknya, tapi tetap sahaja, ibadah saya cuma segini-segini-nya. Semoga Tuhan terus memberikan hidayahnya buat saya.

- Dan sebenernya mulai merasakan salah jalan dengan pekerjaan ini. Apa boleh buat, 25 juta menunggu, terpaksa lima tahun tetap harus dicoba.

- Ingin sendirian.

- Sangking capeknya, walaupun mendapat berita dari teman-teman di RLWC, nggak pernah sempet lagi mau ikut menulis. Apa sebab? Sebab adalah, setiap setelah makan malam, saya selalu terkapar dan tidur! Dan kalau di kantor, mana sempat.....:(

- Selanjutnya, nanti lagi lah, kalau-kalau ada waktu luang lagi. Mungkin saya akan membuat jurnal yang sederhana isinya seperti postingan yang ini, atau isinya hanya pendek-pendek karena posting dari handphone. Dan kalau yang dipikiran sudah numpuk.

BPS Basuki Rahmat, April 2011.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

DILAN 1990, DILAN 1991, dan MILEA

"Jangan datang ke perempuan untuk membuat dia mau, tapi datanglah ke perempuan untuk membuat dia senang."

Saya hari ini sudah menyelesaikan buku MILEA-nya Pidi Baiq versi soft-reading (jangan tanya dapat dari mana!) setelah saya penasaran begitu buku itu keluar. Budget buku saya lagi dikurangi. Hahahaha.

Saya membeli Dilan 1990 dan Dilan 1991 secara terpisah, yang satu di toko buku di kota saya dengan diskon, dan yang satu lagi dengan dalih lagi-lagi penasaran akan kelanjutannya, saya pesan online dengan diskon juga. Ketika Milea keluar, saya hampir mau membeli ikutan PO, tapi saya nggak butuh CDnya. Akhirnya nggak jadi. Begini dan begitu, ini dan itu, akhirnya saya membaca Milea. Setelah selesai membaca Milea, apakah Ayah Pidi akan mengeluarkan buku lanjutan Dilan-Milea lain? Soalnya Milea kan sudah mau tunangan dan Dilan sudah punya pacar yang juga dia pikirkan selalu.Ups....

Saya kaget waktu membaca Milea di awal karena ternyata Milea ini dari sudut pandang Dilan, dan dua…

RIUH JAGAD MAYA

Setelah pilkada Jakarta usai, ternyata keriuhan jagad maya belum selesai.
Wow banget kaka... salut sama kamu-kamu-kamu yang tiada henti entah menebar fakta atau isu atau sekedar pendapat dan pemikirannya atau malah fitnah (na'udzubullah) di jagad maya. Konsistensi yang luar biasa.... *standing applause*
Seakan-akan energimu tiada habisnya untuk mencari dan mencari, sebar dan membagi.
Coba energimu dialihkan untuk lebih keras mencari jodoh dan menggenapkan setengah dien. #eh
Coba energimu dialihkan untuk  mencari keahlian baru yang bisa berguna untuk nambahin CV atau sekedar keterampilan kerja dan kreatifitas. #uh-huh
Coba energimu digunakan untuk berbaikan dengan teman-temanmu yang terputus silaturahminya karena satu atau dua kata yang menyulut pertengkaran yang sesungguhnya tidak penting dan merugikan. #udahsipbelum?
Coba, lagi, energimu digunakan untuk mencari uang lebih banyak supaya bisa mencari restoran yang murah dan enak supaya bisa traktir keluarga besarmu. #yanginisipbange…

SCURVY

SCURVY. Pernah dengar sebelumnya? Nggak? Saya juga tadinya belum pernah baru dengar. :-D Gara-gara cerpen yang saya buat, saya jadi tahu kata ini, SCURVY, beserta arti lainnya. Kalau menurut terjemahan Om Gugel, SCURVY ini artinya CURANG. Curang itu contohnya seperti ini, "Hati-hati awas jatuh ke CURANG!", atau seperti ini, "Tolong tambahkan uang saku bulanan aku donk Pa, CURANG nih buat jajan.".  Garink?  Yes, I Am! :-P
Kali ini saya bukan membahas mengenai SCURVY=CURANG. Ada SCURVY yang lain. SCURVY yang berarti adalah defisiensi vitamin C. Wow! Saya kira tadinya kalau kekurangan vitamin ya namanya hanya avitaminosis. Ternyata, yang ini ada nama penyakitnya! SCURVY. Mau tau lebih lanjut? Enjoy this writing!