Skip to main content

NGUPING ed.1

Nah, ini sebenernya kejadiannya Ibu saya cerita ke Papa saya. Kejadian yang sebenernya terjadi antara teman ibu saya (Ibu A), teman ibu saya satunya lagi (Ibu B), dan seorang siswa (Siswa X) di sekolah SMPN Z tempat ibu saya mengajar.

Kalau setelah baca tertawa saja, ya alhamdulillah, berarti lucu kejadiannya. Kalau tertawa miris, silakan pikirkan jalan untuk membuat keadaan menjadi lebih baik.

Nah mari kita simak percakapan antara Ibu A, Ibu B dan Siswa X berikut ini :


Ibu A : Gimana nak? Terima di SMA mana?
*perhatian : disini kalau masuk SMA tes dulu, selain nilai rapor dll*
Siswa X : Di swasta bu. Nggak terima negeri.
Ibu A : Loh? Memang kau daftar dimana?
Siswa X : SMA 1, 2, 3, Bu....
Ibu A : YAIYALAH NAK! Emang kamu pikir kamu siapa?!
*Oke, tadinya disini saya pikir, kejam amat Ibu A ini bicara begitu ke muridnya*
Siswa X : Ya saya pikir bisa masuk bu, kan nilai saya besar-besar.
Ibu B : yaiyalah, kan nilainya nilai siluman... hahahaha.
*dan akhirnya saya mengerti kenapa Ibu A bisa bicara seperti itu... 6(^^)*
Ibu A : Ngaca donk nak.... sehari-hari nilai kamu di kelas bagaimana, kemampuan kamu sampai dimana... jangan cuma liat nilai di Rapor..
Siswa X : ...................................................
------------------------------------------------------------------------------

Sepenggal cerita yang menurut saya miris, juga lucu (mengingat saya mengenal ibu A yang terkenal baik hati tapi bisa mengeluarkan kata-kata yang memangkas kepedean seorang anak sampai habis!).

Bagaimana menurut kalian??

Read Happily All!
Enjoy.... :D

Comments

  1. Menurut saya itu jahat! Ngomongnya kok gak difilter lagi. Huh!

    ReplyDelete
  2. sebenernya poinnya bukan di ucapan gurunya yang si Ibu A sih...hahahahaha.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

DILAN 1990, DILAN 1991, dan MILEA

"Jangan datang ke perempuan untuk membuat dia mau, tapi datanglah ke perempuan untuk membuat dia senang."

Saya hari ini sudah menyelesaikan buku MILEA-nya Pidi Baiq versi soft-reading (jangan tanya dapat dari mana!) setelah saya penasaran begitu buku itu keluar. Budget buku saya lagi dikurangi. Hahahaha.

Saya membeli Dilan 1990 dan Dilan 1991 secara terpisah, yang satu di toko buku di kota saya dengan diskon, dan yang satu lagi dengan dalih lagi-lagi penasaran akan kelanjutannya, saya pesan online dengan diskon juga. Ketika Milea keluar, saya hampir mau membeli ikutan PO, tapi saya nggak butuh CDnya. Akhirnya nggak jadi. Begini dan begitu, ini dan itu, akhirnya saya membaca Milea. Setelah selesai membaca Milea, apakah Ayah Pidi akan mengeluarkan buku lanjutan Dilan-Milea lain? Soalnya Milea kan sudah mau tunangan dan Dilan sudah punya pacar yang juga dia pikirkan selalu.Ups....

Saya kaget waktu membaca Milea di awal karena ternyata Milea ini dari sudut pandang Dilan, dan dua…

RIUH JAGAD MAYA

Setelah pilkada Jakarta usai, ternyata keriuhan jagad maya belum selesai.
Wow banget kaka... salut sama kamu-kamu-kamu yang tiada henti entah menebar fakta atau isu atau sekedar pendapat dan pemikirannya atau malah fitnah (na'udzubullah) di jagad maya. Konsistensi yang luar biasa.... *standing applause*
Seakan-akan energimu tiada habisnya untuk mencari dan mencari, sebar dan membagi.
Coba energimu dialihkan untuk lebih keras mencari jodoh dan menggenapkan setengah dien. #eh
Coba energimu dialihkan untuk  mencari keahlian baru yang bisa berguna untuk nambahin CV atau sekedar keterampilan kerja dan kreatifitas. #uh-huh
Coba energimu digunakan untuk berbaikan dengan teman-temanmu yang terputus silaturahminya karena satu atau dua kata yang menyulut pertengkaran yang sesungguhnya tidak penting dan merugikan. #udahsipbelum?
Coba, lagi, energimu digunakan untuk mencari uang lebih banyak supaya bisa mencari restoran yang murah dan enak supaya bisa traktir keluarga besarmu. #yanginisipbange…

SCURVY

SCURVY. Pernah dengar sebelumnya? Nggak? Saya juga tadinya belum pernah baru dengar. :-D Gara-gara cerpen yang saya buat, saya jadi tahu kata ini, SCURVY, beserta arti lainnya. Kalau menurut terjemahan Om Gugel, SCURVY ini artinya CURANG. Curang itu contohnya seperti ini, "Hati-hati awas jatuh ke CURANG!", atau seperti ini, "Tolong tambahkan uang saku bulanan aku donk Pa, CURANG nih buat jajan.".  Garink?  Yes, I Am! :-P
Kali ini saya bukan membahas mengenai SCURVY=CURANG. Ada SCURVY yang lain. SCURVY yang berarti adalah defisiensi vitamin C. Wow! Saya kira tadinya kalau kekurangan vitamin ya namanya hanya avitaminosis. Ternyata, yang ini ada nama penyakitnya! SCURVY. Mau tau lebih lanjut? Enjoy this writing!