Skip to main content

DAY1 : SIMPULAN BUKU 2016

Tahun Masehi sudah berganti, asa ada yang terpenuhi ada yang tidak. Blog yang diniatkan rutin tahun lalu, malah jadi sampah. Sedih. Kecewa sama diri sendiri. Hahaha *miris* Nantilah, kalo niatnya menggebu dan nggak turun naik macam perputaran roda kereta kuda, blog itu mau diniatkan untuk hal yang lain, cerita obsesi drama korea misalnya. *eeerrrrr...*

Menelisik postingan tahun lalu di blog ini pun tidak kalah mirisnya, cuma 5 post! *apalah* Sedih. Kayaknya saya nggak bakat punya sosmed banyak-banyak. *nah, sadar* Nantilah, kalau sudah buat rumus yang pas, IFTT-nya dipake lagi, biar yang-mana-mana teuteup update, walaupun posting di satu sosmed saja.

Kemudian, di awal tahun ini, mbak yang ini dan mas yang itu sudah buat daftar buku-buku yang mereka baca tahun lalu. *terus?* Saya jadi mupeng, alias iri, kepengen buat satu daftar yang kurang lebih sama. *terus?* Si mbak ini ngajakin buat update blog lagi dengan ikutan 30 hari menulis blog, kerennya, 30 Days Writings Challenge. *terus?* Yasudah, saya coba ikutan deh!

Ini listnya, tidak tersusun secara alfabet, apalagi sesuai urut waktu membaca, hanya mengandalkan memori *daun pisang* dan postingan instagram, serta susunan buku yang berantakan di rumah.

DAFTAR BUKU DIBACA SEPANJANG 2016 :
1. HOLY MOTHER
It was like, holy shit, someone put a bomb behind the door when you're expecting a confetti. Akiyoshi-sensei memang luar biasa, saya sudah baca tiga bukunya, dan ini adalah yang paling daebak (red:keren) dari yang daebak. Pelintiran di akhir cerita benar-benar bikin melongo, sampai saya harus bolak-balik mencari kaitan-kaitan di awal tentang akhir cerita yang disuguhkan. Tambahan, buku yang saya pegang ada tanda tangan Akiyoshi-sensei pulak. Surely i'll keep it as a treasure.

2. SENANGNYA PUNYA BANYAK TEMAN
Ini buku anak-anak, punya anak saya tentunya. Buku bergambar yang dikarang oleh Machiko Kumagai ini sanga-sangat indah, baik dari segi cerita ataupun ilustrasinya. Ceritanya tentang sebuah batu yang sendirian di atas bukit kemudian mendapatkan teman yang dia jaga sepenuh hati.

3. WITHER
Buku dunia dystopian karangan Lauren Destefano. Apa yang kamu lakukan kalau kamu tahu hidupmu hanya sampai 20 tahun, dan keberadaanmu diburu oleh sekelompok orang untuk dijadikan pengantin dari laki-laki yang tidak pernah kamu kenal sebelumnya? Seperti kebanyakan buku distopian lainnya, buku ini menyuguhkan sebuah dunia setelah dunia era kita hancur. Tetapi buku ini tidak melibatkan pemberontakan terhadap sistem, atau setidaknya belum karena baru jilid pertama. Terus saya penasaran lanjutannya seperti apa. Sayang, saya belum nemu lanjutannya.

4. INTELEGENSI EMBUN PAGI
Buku ini saya dapat pinjam. Soalnya saya belum niat mau koleksi, jadi saya belum mau beli sendiri. Alur dan setting cerita yang mistik-mistik-futuristik ini memang menarik buat diikuti, tapi saya kecewa karena akhir ceritanya agak maksa, dan tanpa jawaban. Buku yang open ending biasanya saya suka, tapi IEP ini saya nggak suka, tidak menunjukkan ke-intelegensi-an-nya soalnya. Masak, ujug-ujug solusi seluruh permasalahan adalah bahwa si anu dan si itu harus kawin untuk menghasilkan sesuatu yang mereka cari dari awal. Kan miring! Mengapa harus mereka, mengapa bukan si ini dengan si satunya? Terus keter-ancam-an human being-nya apa dengan keberadaan kaum dan kelompok mereka? Kan jadi makin miring, bukan makin pinter!
Ah, jadi inget, disini lagi ada lomba mengarang berhadiah buku IEP. ;P

5. KOTAK CERITA RABBIT HOLE
Bukan buku, tapi bentuknya kartu-kartu. Kartu-kartu yang isinya cerita bersambung dan huruf hijaiyah. Sarana belajar si bocil,  yang tepat untuk anak di atas 5 tahun. *ya ampun bun, kecepetan kalik belinya*

6. BUKAN EMAK BIASA
Isinya bisa diakses disini. Mbaknya yang punya blog, sekaligus penulis buku ini, adalah salah satu dosen saya yang dekat dengan saya. She's so awesome, so does her book, and the content, and her family, and specially her kids.

7. ARCHITECTURE OF LOVE
Buku Ika Natassa yang paling sedikit saya sukai. *coba diterjemahkan ke dalam bahasa inggris pasti lebih nyambung* Karena oh karena, banyak 'lubang'nya. Tidak seperti karya Yuk Ika yang lain yang alur dan back story-nya komplit. Kurang greget, ntah karena ceritanya yang agak maksa dengan judul, atau karakternya yang kurang terbangun, atau karena interaksi tokoh utamanya yang kurang dalem. *you name it lah, semua orang suka kok* Saya suka, tapi kurang sukanya. Tidak seperti saya ketika membaca Antologi Rasa atau Critical Eleven yang penuh dengan latar belakang perasaan yang komplit.

8. MBIS
Buku pemenang sayembara novel dari Diknas ini seharusnya tidak diperjualbelikan. Nyatanya, saya nemu ini di lapak buku bekas dengan harga sepuluh rebu saja. Melanggar hak cipta dan undang-undang perbukuan nggak sih ini? Bahasa yang dipakai buku ini diperuntukkan untuk usia sekolah SD dan SMP, tersusun rapi dan dibuat penuh dignity *apa sih ini arti bahasa Endonesa-nya?* Mbis bercerita tentang seorang anak muda yang tersesat di belantara Papua dan melakukan petualangan dengan sebuah suku disana. Kaya akan informasi tentang budaya di tanah Papua. Bukunya tipis, jadi cepet bacanya. Seandainya dibuat lebih detail, pasti lebih seru dan lebih asyik untuk di'makan'.

9. THE GIRL ON PAPER
Buku yang saya kepo-in sejak promonya digadang-gadang pihak penerbit. Saya beli dapet murah di salah satu olshop yang syaratnya rada njlimet dan yang punya lumayan judes (baca : strict sama aturan yang dia buat untuk kustomernya). Cuma rasa penasaran yang buat saya rela ngikutin cara mesan yang agak ribet kayak gini. Di awal cerita saya sudah bisa nebak akhirnya, maju sedikit saya meragukan tebakan saya. Pertengahan cerita, tebakan saya mulai terbukti, dan di akhir buku tebakan saya benar. Tidak seperti buku Akiyoshi-sensei di atas, buku ini isinya beda dr buku YA lain tapi tetep ketebak akhirnya. Namun, saya akui saya menikmati bab-per-babnya karena tokoh perempuannya menyenangkan untuk diikuti.

10. MATA YANG ENAK DIPANDANG
Buku ini berisi kumpulan cerpen dari Ahmad Thohari. 

11. CERITA TENTANG KEBERANIAN dan CERITA TENTANG KEBIJAKSANAAN
Isinya dongeng-dongeng nusantara, dibuat oleh pak Hatta Rajasa, kita semua taulah siapa dia. Kalau nggak tau, mesin google masih bisa diakses lah... Tidak direkomendasikan untuk orang tua yang malas membaca, karena buku ini sedikit gambar banyak kata-kata dan kalimat-kalimat panjang. Dan anak saya minta dibacain terus ketika buku ini sampai di rumah. Sampai kering tenggorokan. Plusnya adalah setiap cerita ada nilai moralnya, jadi nggak perlu ngarang-ngarang.

12. HECTOR AND THE SEARCH OF HAPPINESS
Bisa dibaca disini.

13. SELUAS LANGIT BIRU
Bisa dibaca disini.

14. CANTIK ITU LUKA
Bisa dibaca disini.

15. MILEA
Bisa dibaca disini.

16. CORAT-CORET DI TOILET
Bisa dibaca disini.

Oke, karena barusan diinterupsi dengan pekerjaan yang bebannya bertambah banyak, dari bawah ini saya sebutkan judulnya saja ya... :P


15. Surat Panjang Tentang Jarak Kita yang Jutaan Tahun Cahaya

16. CAMILLA 1, Kau dan Aku Satu Hati

17. Love With A Witch (Penerbit Haru)

18. A Dandelion Wish

19. Let It Snow

20. The 100 Year-Old-Man Who Climbed Out Of The Window And Dissapeared

21. Growing Up 3-4 Tahun

22. KAAS

23. Girl On The Train

24. Gerhana Kembar

25. Of Mice And Men

26. Anna And The French Kiss

27. Crying 100 Times

28. Gruffalo'S Children

29. Harry Potter And The Cursed Child (ebook)

30. Explicit Love Story
31. The Last 2%
32. El Tiramisu (ebook)
33. The Dragon Next Door
34. The Lady in Red

Sepertinya sudah semua, ya! Namun ini belum semua, plus komik dan buku anak-anak yang saya bacakan untuk si bocil mungkin ada sekitar 50 buku. He-he-he.

Cukup takjub juga, karena lumayan banyak. *banyak?* Iyalah, dengan adanya bocil dan pekerjaan rumah yang diurus sendiri, sebulan baca dua buku itu sudah masuk prestasi banget buat IRT seperti saya. *halah*

Nah, Kalau ada yang mau tanya-tanya soal buku yang sudah saya baca di atas, boleh kok... apalagi yang nggak ada ulasannya acan (baca: sama sekali).

Hef Fan en Wis Yu E Beri Gud De.
XOXO


Comments

  1. Aku pengen baca Girl on the Train ih. Penasaran!

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku punya nya ebook, yang hadkopi uda pindah tangan... mau?

      Delete
  2. *tersumon gara2 ada link yg mengarah kesini euy

    Dan KAAS itu apaan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. KAAS itu artinya keju, itu lho salah satu buku must read before die, cek di IG saya ada bukunya pernah ta'posting *ngoper ke medsos lain

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

DILAN 1990, DILAN 1991, dan MILEA

"Jangan datang ke perempuan untuk membuat dia mau, tapi datanglah ke perempuan untuk membuat dia senang."

Saya hari ini sudah menyelesaikan buku MILEA-nya Pidi Baiq versi soft-reading (jangan tanya dapat dari mana!) setelah saya penasaran begitu buku itu keluar. Budget buku saya lagi dikurangi. Hahahaha.

Saya membeli Dilan 1990 dan Dilan 1991 secara terpisah, yang satu di toko buku di kota saya dengan diskon, dan yang satu lagi dengan dalih lagi-lagi penasaran akan kelanjutannya, saya pesan online dengan diskon juga. Ketika Milea keluar, saya hampir mau membeli ikutan PO, tapi saya nggak butuh CDnya. Akhirnya nggak jadi. Begini dan begitu, ini dan itu, akhirnya saya membaca Milea. Setelah selesai membaca Milea, apakah Ayah Pidi akan mengeluarkan buku lanjutan Dilan-Milea lain? Soalnya Milea kan sudah mau tunangan dan Dilan sudah punya pacar yang juga dia pikirkan selalu.Ups....

Saya kaget waktu membaca Milea di awal karena ternyata Milea ini dari sudut pandang Dilan, dan dua…

RIUH JAGAD MAYA

Setelah pilkada Jakarta usai, ternyata keriuhan jagad maya belum selesai.
Wow banget kaka... salut sama kamu-kamu-kamu yang tiada henti entah menebar fakta atau isu atau sekedar pendapat dan pemikirannya atau malah fitnah (na'udzubullah) di jagad maya. Konsistensi yang luar biasa.... *standing applause*
Seakan-akan energimu tiada habisnya untuk mencari dan mencari, sebar dan membagi.
Coba energimu dialihkan untuk lebih keras mencari jodoh dan menggenapkan setengah dien. #eh
Coba energimu dialihkan untuk  mencari keahlian baru yang bisa berguna untuk nambahin CV atau sekedar keterampilan kerja dan kreatifitas. #uh-huh
Coba energimu digunakan untuk berbaikan dengan teman-temanmu yang terputus silaturahminya karena satu atau dua kata yang menyulut pertengkaran yang sesungguhnya tidak penting dan merugikan. #udahsipbelum?
Coba, lagi, energimu digunakan untuk mencari uang lebih banyak supaya bisa mencari restoran yang murah dan enak supaya bisa traktir keluarga besarmu. #yanginisipbange…

SCURVY

SCURVY. Pernah dengar sebelumnya? Nggak? Saya juga tadinya belum pernah baru dengar. :-D Gara-gara cerpen yang saya buat, saya jadi tahu kata ini, SCURVY, beserta arti lainnya. Kalau menurut terjemahan Om Gugel, SCURVY ini artinya CURANG. Curang itu contohnya seperti ini, "Hati-hati awas jatuh ke CURANG!", atau seperti ini, "Tolong tambahkan uang saku bulanan aku donk Pa, CURANG nih buat jajan.".  Garink?  Yes, I Am! :-P
Kali ini saya bukan membahas mengenai SCURVY=CURANG. Ada SCURVY yang lain. SCURVY yang berarti adalah defisiensi vitamin C. Wow! Saya kira tadinya kalau kekurangan vitamin ya namanya hanya avitaminosis. Ternyata, yang ini ada nama penyakitnya! SCURVY. Mau tau lebih lanjut? Enjoy this writing!