Judul : Marmut Merah Jambu Pengarang : Raditya Dika Penerbit : Bukune Sampul bukunya Saya penasaran sama buku ini. Bukan karena pengarangnya, tapi lebih kepada ke- absurd -an yang dibuat oleh si pengarang. Saya, pribadi, merasa agak aneh melihat sosok Dika, seperti yang selalu dia bilang di dalam bukunya bagaimana orang lain melihat dia. Pandangan objektif saya melihat sosok Dika sebagai penulis muda yang banyak cara buat menghibur pembacanya. Saya termasuk pembaca buku-buku Dika, bukan blognya. Menurut saya blognya masih mentah dan kadang isinya 'kosong'. Sorry bung! Tapi bukumu saya sudah baca semua, termasuk yang teranyar. Entah mengapa, saya merasa bukunya lebih matang dan lebih enak 'disantap' dibandingkan blognya. Masa sih?
Movies. Books. Foods. Life. Of Me.