Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2011

CIVIL WAR SABER

"From the length of your face I deduce it was slapped by some young lady whose good opinion you were endeavoring to win, but which you lost instead," Dr. Haledjian said.
"Quite right, as usual,: muttered Cyril Makin, the captisizing Cassanova. "This time I even went out and get a prop-a saber- to lend my story authenticity."
"You've heard of General R. Horatio Abercrombie? The old walrus fought for the Union during the Civil War. His great-great-granddaughter, Matilda, is secretary of the Civil War Round Table. She won't give you a tumble unless your great-great-grandfather fought in the great American conflict too.
"Unfortunately," went on Cyril, "both of my great-great-granparents were London chimney sweeps. They never fought anything but soot. So to impress Matilda, I invented an ancestor, Lieutenant George Makin, 79th New York Highlanders.
"I told Matilda that at the first battle of the Bull Run, when the commanding officer…

SAVING NUMBERS

Ini beberapa alasan kenapa saya bertanya "Ini siapa ya?" ketika ada seseorang mengirim pesan singkat kepada saya.
1. Saya tidak kenal. "Hai, boleh kenalan,"dengan tanda tanya ataupun tanda seru, dengan bahasa normal ataupun bahasa alay, dan/atau tanpa memperkenalkan diri dan keperluannya. Jangan harap saya membalas pesan ini.
2. Saya kenal tapi belum pernah tanya nomor teleponnya. Biasanya saya akan mengucapkan, "Sori, sori, gue belum simpen nomor loe." atau "Oh, ini nomormu toh...gue simpen yaw!". Berarti gue kenal dan diantara kita ada urusan penting.
3. Saya kenal tapi saya nggak merasa perlu untuk menyimpan nomornya karena beberapa alasan, yaitu :
a. saya benci sama orangnya (alasan yang sangat-sangat-sangat jarang terjadi).
b. saya nggak nyaman sama orangnya (alasan yang kerap-sering-kali terjadi).

Ada alasan mengapa saya membuat postingan ini, in case kalau ada diantara kamu-kamu yang bertanya.

SATU JAM MENUJU (LATAH KONTEMPLATIF)

Dua jam yang lalu saya sudah memulai untuk menulis catatan ini sebenarnya, pakai handphone saya tentu saja. Karena belum ada koneksi internet di laptop, jadi saya mau menyicil sambil buat brownies dan caramel cake tadi. Tapi, ketika saya seling dengan proses membuat kue-kue itu tadi, ketikannya tidaks engaja hilang... Untunglah baru satu paragraf, jadi saya tidak terlalu bete dan murung seketika.Saya belum lihat catatan kontemplatif siapapun dari teman-teman saya, maka latah kontemplatif yang saya sebutkan di judul berlaku atas kejadian universal atas siapapun yang membuat catatan kontemplatifnya sendiri.
Malam ini malam tahun baru, coba acungkan tangan yang tidak tahu kalau ini malam tahun baru? Kamu yang disana? Bagus! Sudah tahu kan sekarang setelah membaca tulisan saya? Tapi kalau kamu membacanya besok pagi, atau lusa atau har-hari setelahnya, berarti kamu sudah berada di tahun yang baru, 2011.
Seperti malam-malam tahun baru sebelum-sebelumnya, saya lebih banyak menghabiskan waktu…