Skip to main content

Posts

Showing posts with the label my feelings

(BUKAN) PERSIMPANGAN JALAN

I'M IN (to the game). If only I could take a look little bit to the future just to know whether i'm gonna regret this or not. Just for my reference. But that's cheating the life. I don't like it. But I can't help to think about it. Bukannya nggak bersyukur , it's just that i'm being too be overwhelmed with these whole things. So when it showed up like what every person's i could ever think of prediction. I'm fueled with expectations, and i'm suddenly sick of it when it came true. I don't know, I just don't feel it right. Why does it so? What I don't really like... The city. I born and grew here. It just I don't really feel that I suitable enough with the atmosphere. I want this city become my hometown, a place I could go home from hectic situation, busyness, exhausted feeling. If I spent my time here, with all my suffering, where will i come home? When I see all the things that make me stressed is around. (Point 1). Another ...

Judulnya 'IRI'

Beberapa hari yang lalu saya di-tag-in notes teman baik saya di bukumuka. Situasi modem yang suka naik darah waktu itu tidak memungkinkan saya untuk langsung membacanya. Saya barusan saja menyelesaikan membacanya. Berikut adalah notesnya. belajar psikologi (di magister) itu buat jadi Psikolog..bukan buat jadi Psikolauren..bukan sekedar paririmbon yang punya rumus kalo jawabnya gini, artinya orangnya gini..gambar gini artinya kepribadiannya gini..jadi, kalian mau jadi Psikolog atau Psikolauren??? (Drs. Eppy Rivai Sapri) kata2 dari dosen kuliah tadi pagi bener2 akan terngiang-ngiang sampe aku jadi psikolog nanti. kalo aku mulai males baca textbook yang isinya menceritakan latar belakang, dasar pemikiran, evidence2, hasil penelitian, perkembangan suatu tes..sampe administrasi, skoring, dan interpretasi suatu tes.. aku akan mengingat kata2 ini. beberapa minggu kuliah matrikulasi ini bener2 kembali mengingatkan dan menyadarkan tentang idealisme profesi psikolog..juga betapa psikolog h...

23.09.2010.09:57

can i walk with you? I woke up this morning you were the first thing on my mind I don't know were it came from all I know is I need you in my life, yeah You make me feel like I can be a better woman If you just say you wanna take this friendship to another place Can I walk with you through your life Can I lay with you as your wife Can I be your friend 'till the end Can I walk with you through your life (fades away)

"You really are Summer"

Kira-kira beberapa hari yang lalu saya dikomentari seperti judul postingan ini sama seseorang. (siapa?siapa?siapa?) Seorang teman yang sedang berusaha mengenal saya dan 'mengulik' saya yang aneh. *aaah, dia pun aneh! (~.~)"* Lalu apakah arti pernyataan itu? Summer? Siapakah itu? Atau apa? si cantiq Joey Deschannel Yang dia maksud Summer disini adalah Summer Finn seorang tokoh fiktif dalam film 500 Days of Summer, tokoh utama wanita. Tokoh Summer Finn ini diperankan oleh Joey Deschannel (dem!cantik abis!sayang bukan kemiripan wajah yang dimaksud*~*) --*dikeplaksendal!*  Ada apa dengan tokoh Summer ini? Kenapa saya yang biasa-biasa saja ini disandingkan dengan si cantik Summer? Karena isi pikiran saya sekarang seperti skrip film yang dibuat untuk tokoh Summer. Walaupun saya sudah menonton film ini, dan sangat sangat sangat suka filmnya, dan sudah sedikit merasa * tapi menolak mengakui *, tetap saja agak shock ketika hal ini diucapkan orang l ain. *aaaah...tapi ka...

Aku memimpikanmu, Sayang...

Aku memimpikanmu, Sayang... Aku memimpikan sesuatu yang aku hindari. Kita bertemu Sayang, di dalam mimpi. Nyata sekali. Seperti yang kau inginkan. Aaahh, bahkan panggilan 'sayang' pun sudah seharusnya tidak kuucapkan. Sudah menjadi tabu. Karena kita bukan siapa-siapa lagi. Aku bertemu denganmu. Di dalam mimpi. Seperti yang kau kehendaki.

Sudah 23 Masih Belum Bisa Menyetrika (Dengan Baik)

Kemarin umur saya bertambah, jadi 23. Usia pantas menikah untuk perempuan. Katanya orang-orang tua sih.... :D Saya memulai hari kemarin dengan hampir tidak tidur pada waktu dini hari. Kemudian hampir kesiangan untuk sahur. Sampai akhirnya hampir tidak melakukan apa-apa seharian. Usia 23 ini saya rasakan adalah usia yang sama seperti kata HAMPIR ini. Kalau orang bilang usia 23 itu usia yang matang untuk wanita dewasa, saya lebih memilih menuju atau hampir matang dengan menyelesaikan tugas perkembangan saya satu-persatu. Kalau ada yang bilang usia 23 ini wanita seharusnya sudah bisa hidup mandiri, saya hampir bisa, tinggal cari pendapatan tetap untuk menggenapi seluruh biaya hidup mandirinya. Kalau ada yang bilang usia 23 itu sudah sepantasnya menikah, sedangkan saya hampir  belum merasa ingin menikah. :D Setrikaan saya yang sudah berumur 6 tahun. Setelah solat subuh dan mengaji, saya memutuskan untuk tidur lagi karena malamnya saya baru tidur sebentar. Saya bangun sekitar...

Baru Kali Ini Tentang Cinta (Gila)

Belakangan ini saya sedang bingung. Saya bingung karena hal yang sudah lama saya lewatkan, hampir setahun lamanya. And it keeps coming back right now. Setahun yang lalu, saya memang suka sama dia. Setahun yang lalu, mungkin dia adalah yang paling tepat setelah semua yang lewat. Setahun yang lalu, keberadaannya begitu pas dengan rencana-rencana yang saya buat. Hanya saja, semua itu tidak bertahan lama, tidak sampai seumur jagung malah.  Dulu saya pikir, mungkin kali ini bisa berhasil dengan semua ketepatan yang saya lihat. Dulu saya berpikir tidak perlu terburu-buru untuk menaruh seluruh hati. Lihat-lihat dulu. Tapi saya memang bukan orang yang setengah-setengah untuk urusan ini. Ketika memulai, saya melihat kesungguhan. Ketika saya berusaha mengembalikan kesungguhannya, saya sampai perlu mencari lebih dalam yang dulu pernah diperlihatkannya. Saya kecewa, merasa dibohongi. Cuma manis di awalnya sajakah? Tetap saja, saya masih meyakinkan diri untuk mempercayainya. Sampai akhir...

Nggak tahu....

Barusan saya ngetik panjang perjalanan saya dua hari ini... Panjaaaaanngggg dan detil. Khas saya, kalau kata temen saya. Panjang juga.  Lalu, saya hapuskan begitu saja. Kenapa tanyamu? Saya merasa tidak tepat menjabarkan sesuatu sebanyak itu padahal yang ingin saya katakan intinya hanya beberapa hal. Saya merasa seperti membuat karya sastra kalau menuliskan hal sampai sedetil-detilnya. Tiba-tiba saya merasa tidak tepat. Nggak tahu... Lagipula mungkin nggak ada yang baca pun. Jarang ada. Nanti deh, kalau mood -nya sudah kembali, dilanjutkan. Sementara ini, ini sajalah yang diposting. Siapa tahu dalam beberapa menit postingan baru sudah masuk. RHA!

Sad Feeling

As I said in the last entry, I just came home from my hometown for a week. I had some business to do there, something with my unemployment status. Ha ha! That's not what I want to talk about here. Before I went to the bus, I had fight with my mom. It was an argue, not really a fight. I know I was wrong, but I think she said horrible things too. And I couldn't accept that. And I thought that I'm just like her for having this perverseness. And last Friday, last evening Friday, is the most quiet day of the week. I didn't talk to her for the rest evening. Just two-three words. I like to cry now, but my tears won't come out. This is totally wrong. I'm so sorry, I didn't intend to yell at you. I just felt a little upset when people kept questioning me with the same questions over and over again. You know that for sure, mom. Love you Mom. You know that.

A thing about Girl-Friendship-Things

Satu minggu kemarin saya ada di rumah dan mengalami perbincangan yang cukup intens dengan satu orang kawan lama via YM-chat. Cewek. Bisa dibilang kawan dekat. I used to close enough, maybe untill these days. I guess. And I have this conversation with her. We talked about this boy. An old friend of ours. I used to have some talks with this boy. And now days, this girl, friend of mine, is having a little intense of chit chat with him. Dia bertanya kepada saya seberapa dekatkah kami, saya dan cowok itu. Dia mendengar kabar kalau cowok itu lumayan sering cerita-cerita sama saya. Saya bilang aja, iya. Jaman dulu waktu masih insomnia waktu jaman-jaman perjuangan SkripSweet. And voila, She started to ask me questions about him. Is he a nice person? Is he have something interest with you? What does he likes to do? What story he told you? Blah blah blah... And I have to recognize something. A part of pattern of girl-friendship-things. Girls always seek about others girls who close enough...

Is it a failure?

I got some news, I failed the post-graduate test! I was predicting exactly the same thing. But somehow deep in my heart, I regret. This isn't about I'm not getting my post-grade now, but it's failing test that makes me feel bad. Wow! I don't like this kind of feeling when I fail. I feel like a looser. I need some time to deal with the failure. I think, everybody must needs some time to deal with failure or failures. This day will be a bad day for me. I should have my hair cut today, not yesterday. LoL. Or i Shall have it cut again? Maybe it's caused by myself. I wasn't study hard for the exam. Maybe I shall do something else before I get into the university. Maybe it's not the right time. Not for me. Or... Maybe i'm just too vainglorious to the test. ( nah lhoo...apa coba ini? ) I need to reevaluate myself. One thing I know for sure is I'm curious and want to take the test for next year. Have A Nice Day, Pal!

In Good Mood

Friday, July 2, 2010, 11.23 pm Today is not my best day ever but not my worst ever too. Last few days I felt alone and not happy. If we compared this day with few days ago, it’s a better one. Now, let’s call it a so-so day because I felt happy for (only) 2 reasons. 1st is that I cut my hair short after I had a long one for a year. Although the cut result didn’t exactly look like what I was visualizing in 1st place, I satisfied. I wanted a finger layer cut. It is a model that will separate some of your back hair while front hair is layered. My hair is a kind of swelling one, so it didn’t turn out like what I saw in the magz because my hair keeps swelling. :D I can’t give the photo to the hair. It is forbidden. So, I just want to tell you that the hair cut gives me some good mood somehow. Having a new hair cut gives me a new energy and a fresh feeling for daily life whenever I need some. Back then, my mom used to take me to salon every grade in my elementary years. It continues since...