Skip to main content

Posts

DAY 22 : SEKOLAH 2.0

Ternyata saya masih punya hutang ya, tulisan lanjutan tentang cerita sekolah saya masih bersambung. Maka dari itu,  karena ini bulan yang baik, mari menggenapkan segala hutang agar lunas tak bersisa. Sampai dimana cerita kita kemarin?

[Di Esempe juga saya mengalami first love, seingat saya sih... Hahaha. Kalau crush alias gebetan sih banyak, secara baik kakak kelas dan teman seangkatan banyak banget yang kece-kece. Tapi saya sadar dia first love setelah far-far away dan kita terpisah kelas dan status. #eaaa ]

Sebelum ke jenjang selanjutnya, mungkin ada satu fakta nyata yang ngga bisa dipungkiri oleh saya dan (mungkin) teman-teman saya. Teman saya itu kebanyakan laki-laki. Teman perempuan saya kebanyakan yang tipenya imut dan berbadan kecil. Bisa dibilang saya ini tipe-tipe Makoto Kino yang diserial Sailormoon itu. Padahal saya pengennya jadi Ami atau Usagi sekalian... Mwahahahaha.
Ngga sopan ya menyebut diri sendiri keren kayak gitu...
Waktu esempe, saya ini termasuk otaku, temen-temen …
Recent posts

RIUH JAGAD MAYA

Setelah pilkada Jakarta usai, ternyata keriuhan jagad maya belum selesai.
Wow banget kaka... salut sama kamu-kamu-kamu yang tiada henti entah menebar fakta atau isu atau sekedar pendapat dan pemikirannya atau malah fitnah (na'udzubullah) di jagad maya. Konsistensi yang luar biasa.... *standing applause*
Seakan-akan energimu tiada habisnya untuk mencari dan mencari, sebar dan membagi.
Coba energimu dialihkan untuk lebih keras mencari jodoh dan menggenapkan setengah dien. #eh
Coba energimu dialihkan untuk  mencari keahlian baru yang bisa berguna untuk nambahin CV atau sekedar keterampilan kerja dan kreatifitas. #uh-huh
Coba energimu digunakan untuk berbaikan dengan teman-temanmu yang terputus silaturahminya karena satu atau dua kata yang menyulut pertengkaran yang sesungguhnya tidak penting dan merugikan. #udahsipbelum?
Coba, lagi, energimu digunakan untuk mencari uang lebih banyak supaya bisa mencari restoran yang murah dan enak supaya bisa traktir keluarga besarmu. #yanginisipbange…

KEMBALI

Meeeennn....
Bulan Mei lewat begitu saja tanpa saya bisa menuliskan apapun.
Padahal sesungguhnya dari lubuk hati yang terdalam banyak yang ingin saya tulis.
Bulan Mei dahsyat, Men! Media Sosial sudah seperti ajang coldwar dari kubu manapun.

Antara pengen ngikutin, sama gerah, tapi teuteup dibaca.

Saya butuh sih informasinya. Seenggaknya melihat dunia bergerak dengan orang-orang yang terkotak-kotak buatan kotaknya sendiri itu.... mmmm.... menarik!
Kalau saya kotak yang mana?
Ah, saya mah gini-gini aja, lagi rajin jualan buku untuk bayi-bayi-batita-dan-balita, supaya Indonesia bisa lebih maju dan generasi penerusnya ngga hobi buat ngotak-ngotak-in orang.
Saya juga kadang ngotak-ngotak-in orang sih, beli di daerah Tanggamus, deket Kotaagung, biasanya sih nitip sama bulek saya yang tinggal di daerah sana. Enak banget loh otak-otak ikannya. #eh

Tapi saya sedih, kenapa agama saya banyak dicerca sama orang-orang yang ngga paham dan ngerti tentang agama saya. Kan go**** namanya! Padahal itu ka…

KOMIK : BLACK BUTLER 24

Dari deretan komik yang sedang saya baca, untuk genre misteri, saya sangat merekomendasikan judul ini Black Butler atau dalam bahasa Jepang Kuroshitsuji. Dan di volume 24 saya menemukan ini :

"Tempat-tempat ibadah dihancurkan untuk mematahkan keyakinan seseorang selama perang agama berlangsung. Tapi gedung-gedung itu hanyalah sebuah simbol pemujaan. Dan kehancuran itu hanya bersifat sementara. Besar kemungkinan hal tersebut malah akan meningkatkan antusiasme masyarakat. Semakin dihentikan emosi mereka akan semakin terbakar. Manusia adalah makhluk seperti itu kan?"

Ada dua sisi saya melihatnya, bagi si pemilik tempat ibadah pasti merasa terluka dan marah. Dan bagi orang-orang di luar, selain penyerang atau pemberangusnya, akan timbul pertanyaan-pertanyaan "Memang apa sih yang terjadi? Mereka itu siapa? Mengapa mereka diperlakukan seperti itu?". Pertanyaan-pertanyaan ini jawabannya bisa menimbulkan empati dan simpati, bisa juga menimbulkan antipati.

Ini mirip-mirip …

[REVIEW] SATU MATA PANAH PADA KOMPAS YANG BUTA

Setelah review ngga niat kemaren, hahahaha, karena intinya cuma pengen nulis sesuatu tentang Cinder yang aduhai ngga nahan keren gitu karakternya tapi ntah mau nulis apa juga ga paham, sekarang saya membawa satu buku yang saya dapat secara gratisan. Semoga reviewnya ngga kalah sama yang sebelumnya. Hahahaha-lagi.

Judul : Satu Mata Panah Pada Kompas Yang Buta
Penulis : Suarcani
Penerbit : Jendela O Publishing House
Jumlah halaman : 224
Waktu menyelesaikan : 2 siang.
Asal : Dikirimin Mbak Anggi.
Blurb : Kompasmu, apakah kamu memperhatikannya? Ada dua arah di sana. Utara dan Selatan. Sama halnya seperti matamu sendiri, arah itu akan menyelamatkanmu dari kesesatan. Tapi, kompas milikku buta. Tidak ada utara selatan dalam hidupku, semua hanyut dalam ketakutan dan masa lalu. Lima belas tahun penjara mencuri jarum kompasku dan setelah bebas, aku pun masih belum tahu ke mana arah hidupku. Aku pembunuh, korban hasrat yang menyimpang. Dunia luar menungguku, berpura-pura menyambutku dengan semar…

[REVIEW] : THE LUNAR CHRONICLE; CINDER

Pertama-tama, saya ngga punya foto bukunya. Bukunya saya punya. Jadi silakan googling sendiri bentuk bukunya seperti apa.
Entah mengapa, saya ini senang moto-moto, tapi hasilnya ngga bagus, seenggaknya bikin ngga pede, jadi males. *apa coba?* Termasuk Cinder ini, saya punya fotonya, disandingkan sama boneka Cinderella punya si Bocil dan komik lawas Sailormoon saya. Tapi.... ah sudahlah....

JUDUL : CINDER, THE LUNAR CHRONICLES
Pengarang : Marissa Meyer
Penerbit : Spring, kloningan Penerbit Haru spesialisasi cerita dari belahan dunia barat.
Jumlah halaman : 376
Tahun terbit : 2016

BLURB :
Wabah baru tiba-tiba muncul dan mengecam populasi penduduk Bumi yang dipenuhi oleh manusia, cyborg, dan android. Sementara itu, di luar angkara, orang-orang Bulan mengamati mereka, menunggu waktu yang tepat untuk menyerang.
Cinder, seorang cyborg, adalah mekanik ternama di New Beijing. Gadis itu memiliki masa lalu yang misterius, diangkat anak dan tinggal bersama ibu dan dua orang saudari tirinya. Suat…

KETIKA HAL-HAL MEMORABLE MENJADI SATU DI DALAM BUKU

PANJANG.
Iya judul yang saya buat panjang banget.
Intinya sih, saya baru saja selesai membaca Cinder dari Marissa Meyer.
Saya puas banget bacanya.
Sekian.

Hahahahahaha.


XOXO,
review menyusul gaes....
udah sore, mau pulang ngantor dulu.
Teaser foto sebagai berikut.