Skip to main content

Gelang Keseimbangan Tubuh

Beberapa waktu yang lalu saya pernah membuat status di buku-muka saya seperti ini :
"Jam apaan sih yang lagi ngtren di Bandung sekarang? Bentuknya bulet kecil, talinya juga tidak lebar, trus kayaknya bahannya karet, warna-warni, banyak dijual di depan BIP. *ps:warnanya lucu-lucu*"

Dan mendapatkan respon seperti ini :





Lalu Malam ini, saya berkesempatan melihat barangnya langsung seperti ini :
courtesy of hand by Ajeng Pinto


Ini barang apa sih sebenarnya? 

Menurut situs resminya :

WHAT IS POWER BALANCE?
Power Balance is Performance Technology designed to work with your body’s natural energy field. Founded by athletes, Power Balance is a favorite among elite athletes for whom balance, strength and flexibility are important. (Power Balance adalah Teknologi Kinerja yang dirancang untuk bekerja dengan medan energi alami tubuh Anda. Ditemukan oleh atlet, Power Balance adalah favorit di antara atlet elit yang mana bagi mereka keseimbangan, kekuatan dan fleksibilitas adalah hal penting)
HOW DOES THE HOLOGRAM WORK?
Power Balance is based on the idea of optimizing the body’s natural energy flow, similar to concepts behind many Eastern philosophies. The hologram in Power Balance is designed to resonate with and respond to the natural energy field of the body.(Power Balance didasarkan pada gagasan mengoptimalkan aliran energi alami tubuh, mirip dengan konsep di balik berbagai filsafat Timur. Hologram di Power Balance dirancang untuk beresonansi dengan dan merespon bidang energi alamiah tubuh.)
warnawarni
Jadi, gelang ini adalah atribut seorang atlit yang membutuhkan keseimbangan tinggi dalam melakukan kegiatan berolahraganya. BUKAN FASHION ABABIL seperti yang saya kira di status saya sebelumnya. Lalu, saya dari dulu tidak percaya dengan alat-alat kesehatan yang sangat simpel seperti ini. Contoh lainnya adalah kalung dan gelang magnet yang warnanya putih-putih itu lho! Benda-benda ini kadang kurang masuk akal buat saya. Karena terkadang mekanisme kerjanya tidak jelas dan banyak bajakannya. 6(^x^) Nah, karena kesempatan telah datang kepada saya untuk melihat, mencoba, dan merasakan (thanks to Ajeng Pinto) barang ini. Si Empunya barang mengklaim barang ini adalah barang asli, dan dia mendapatkannya GRATIS (ah, saya iri dengan pekerjaan anda mbak Ajeng Pinto). Maka saya dan sohib saya, Dindit, tidak ragu-ragu lagi mencoba barang yang katanya bagus tersebut. Percobaan-demi-percobaan kami lakukan. Berikut laporannya.

produk dari situs

Percobaan Pertama :
Lokasi Percobaan : Di Depan Ruang IGD RSHS
Pendahuluan : Si Empunya Gelang mengaku tidak lebih pusing ketika bangun tidur dengan memakai gelang tersebut.
Kegiatan percobaan : mendorong Si Empunya Gelang ke selokan (thanks to Om Beni dan Om Mice atas idenya).
Hasil : GAGAL! Respon : Misuh-misuh.

Percobaan Kedua :
Lokasi percobaan : Kantin Seruni RSHS
Pendahuluan : Setelah mencoba mendorong Si Empunya Gelang ke dalam selokan tidak berhasil, maka kami selaku peneliti sekaligus subjek penelitian memutuskan untuk mencoba memakai gelang tersebut.
Kegiatan : Mencoba gelang.
Hasil : 
1. Saya : Sakit nyeri karena periodik tiba-tiba secara berangsur menghilang. Tangan yang memakai gelang berdenyut dan terasa pegal. Respon : amazed! takjub dan tetep nggak percaya.
2. Dindit : Tangan yang memakai gelang berdenyut-denyut. Respon : mimik muka amazed. Juga tidak percaya.

Percobaan Ketiga :
Lokasi Percobaan : Kamar Dindit
Pendahuluan : Konon katanya ada cara untuk mengetes keaslian barang ini. Kaitkan tangan anda di belakang punggung, kokohkan kaki pada posisi kuda-kuda. Suruh teman anda mendorong telapak tangan anda ke bawah. Lihat apakah dia goyah atau tidak. Kalau goyah, berarti keseimbangannya jelek. Lakukan percobaan yang sama dengan memakai gelang PB. Bagi yang tidak goyah, berarti anda tidak ada masalah keseimbangan atau anda mengikuti suatu olahraga beladiri. :D
Hasil :
1. Dindit : Kuda-kuda pertama; Goyah. Kuda-kuda kedua; Kokoh! Respon : Hakh! Takjub dan masih tidak percaya. Misuh-misuh.
2. Lulu : Merasa tertantang dan tidak percaya. Kuda-kuda pertama; sempat kokoh namun kemudian goyah. Kuda-kuda kedua; Kokoh. Respon : Langsung misuh-misuh. Melanjutkan tantangan melepaskan kembali gelang. Kuda-Kuda ketiga; Goyah! Respon : APAPAN INI??!! Mosi tidak percaya mulai memudar.

Percobaan Keempat :
Lokasi Percobaan : (Masih) Kamar Dindit
Pendahuluan : Konon kisahnya, Gelang PB yang asli akan memantulkan huruf B pada hologramnya bila disinari dalam ruang gelap. 
Alat yang dibutuhkan : Senter
Hasil : Gagal. Karena senternya bukan senter bagusan. Namun pendar-pendar dari hologramnya memang memantul sih! Respon : Senternya gembel!

Setelah melakukan percobaan sampai empat kali dapat disimpulkan.
1. Gelang yang kami gunakan kemungkinan adalah gelang asli yang berharga 400.000 rupiah (WTH?!) Menurut pengakuan Si Empunya Gelang, jangan membeli produk yang berharga 150.000, karena pasti tidak akan ada efeknya. Ditambahkan oleh peneliti Dindit dengan mengharamkan produk 15.000an yang dijual bebas di depan BIP. Saya mengaminkan.
2. Gelang PB ini mungkin memiliki kekuatan untuk penyeimbang energi JIKA DAN HANYA JIKA adalah barang asli yang berharga 400.000 tadi.
3. Peneliti merasa takjub, tapi masih mengembangkan mosi tidak percaya.

Akhir Kata Penulis
Apapun khasiat, fungsi, kegunannya, gelang PB ini menjadi tren fashion nampaknya bagi anak-anak muda (baca : ababil) di Bandung. Penulis menemukan banyak anak muda di Bandung yang mengenakan gelang ini sewaktu berada di tempat umum atau angkot. Menurut peneliti sendiri, gelang karet seperti itu sangatlah mahal harganya, bahkan untuk produk yang bajakan. Maka Lebih baik kita melakukan perawatan kesehatan dan pencegahan penyakit sejak dini.
*eh tapi kayaknya yang ijo lucu deh!*
*plak!*

Sekian liputan malam ini mengenai Gelang PB yang menarik minat hati.

Read Happily.
Enjoy the Words.

NB : Peringatan Pemerintah Penulis : Gelang PB asli memang bisa menyeimbangkan energi dalam tubuh kita secara natural. Gelang PB tidak menyembuhkan penyakit apalgi menyembuhkan kebodohan otak. Jadi, buat pembaca yang menggunakan gelang PB, siap-siap didorong orang usil ke selokan di jalan.

:D

Saya jadi pengen punya jam Monol yang warna ungu atau hijau deh...*mupeng*
Monol

Comments

  1. beli ah...
    dan saya sumpahin kamu kalo dribel tidak jadi lebih cepat dari yang sekarang

    ReplyDelete
  2. :sitampandarimipaselatan:
    tapi kamu kudu beli yang 400ribuan mas....
    jangan yang 15ribu!
    :P

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

DILAN 1990, DILAN 1991, dan MILEA

"Jangan datang ke perempuan untuk membuat dia mau, tapi datanglah ke perempuan untuk membuat dia senang."

Saya hari ini sudah menyelesaikan buku MILEA-nya Pidi Baiq versi soft-reading (jangan tanya dapat dari mana!) setelah saya penasaran begitu buku itu keluar. Budget buku saya lagi dikurangi. Hahahaha.

Saya membeli Dilan 1990 dan Dilan 1991 secara terpisah, yang satu di toko buku di kota saya dengan diskon, dan yang satu lagi dengan dalih lagi-lagi penasaran akan kelanjutannya, saya pesan online dengan diskon juga. Ketika Milea keluar, saya hampir mau membeli ikutan PO, tapi saya nggak butuh CDnya. Akhirnya nggak jadi. Begini dan begitu, ini dan itu, akhirnya saya membaca Milea. Setelah selesai membaca Milea, apakah Ayah Pidi akan mengeluarkan buku lanjutan Dilan-Milea lain? Soalnya Milea kan sudah mau tunangan dan Dilan sudah punya pacar yang juga dia pikirkan selalu.Ups....

Saya kaget waktu membaca Milea di awal karena ternyata Milea ini dari sudut pandang Dilan, dan dua…

RIUH JAGAD MAYA

Setelah pilkada Jakarta usai, ternyata keriuhan jagad maya belum selesai.
Wow banget kaka... salut sama kamu-kamu-kamu yang tiada henti entah menebar fakta atau isu atau sekedar pendapat dan pemikirannya atau malah fitnah (na'udzubullah) di jagad maya. Konsistensi yang luar biasa.... *standing applause*
Seakan-akan energimu tiada habisnya untuk mencari dan mencari, sebar dan membagi.
Coba energimu dialihkan untuk lebih keras mencari jodoh dan menggenapkan setengah dien. #eh
Coba energimu dialihkan untuk  mencari keahlian baru yang bisa berguna untuk nambahin CV atau sekedar keterampilan kerja dan kreatifitas. #uh-huh
Coba energimu digunakan untuk berbaikan dengan teman-temanmu yang terputus silaturahminya karena satu atau dua kata yang menyulut pertengkaran yang sesungguhnya tidak penting dan merugikan. #udahsipbelum?
Coba, lagi, energimu digunakan untuk mencari uang lebih banyak supaya bisa mencari restoran yang murah dan enak supaya bisa traktir keluarga besarmu. #yanginisipbange…

SCURVY

SCURVY. Pernah dengar sebelumnya? Nggak? Saya juga tadinya belum pernah baru dengar. :-D Gara-gara cerpen yang saya buat, saya jadi tahu kata ini, SCURVY, beserta arti lainnya. Kalau menurut terjemahan Om Gugel, SCURVY ini artinya CURANG. Curang itu contohnya seperti ini, "Hati-hati awas jatuh ke CURANG!", atau seperti ini, "Tolong tambahkan uang saku bulanan aku donk Pa, CURANG nih buat jajan.".  Garink?  Yes, I Am! :-P
Kali ini saya bukan membahas mengenai SCURVY=CURANG. Ada SCURVY yang lain. SCURVY yang berarti adalah defisiensi vitamin C. Wow! Saya kira tadinya kalau kekurangan vitamin ya namanya hanya avitaminosis. Ternyata, yang ini ada nama penyakitnya! SCURVY. Mau tau lebih lanjut? Enjoy this writing!