Skip to main content

Hari Ini Saya....

Hari ini saya banyak membaca.

Bangun siang, lagi gak wajib beribadah soalnya, handphone bergetar. Percayalah, saya bangun bukan karena handphonenya, tapi karena radio, yang hidup dari semalam *boros kali sama listrik!*, menyiarkan radio play 3CINTA dari PramborsFM.
Baca sms. "Kak, aku sampe klinik jam9." Liat jam, 8.30. Tetep aja dia duluan yang sampe klinik.
Siap-siap, mandi, ganti, go-cau ke klinik.
Di klinik periksa pasien seperti biasa.

Pulang klinik. Hujan.
Makan siang di kantin BioFarma. Menu: nasi sop buntut. Alasan : melihat mbak-mbak pramuniaganya bawa sop buntut yang tampak lezat di siang yang gerimis.

Perjalanan berlanjut. Saya menemani partner saya beli hadiah untuk keponakannya yang baru saja lahir. Dua jumper lucu dibungkus.
Kemudian kami berpisah.

Saya meneruskan rencana yang sudah disusun dari hari Minggu kemarin. Nonton bioskop. Sendirian. Lagi. *yang mana saya rasakan sangat-sangat-menyenangkan* Memilih jalur melewati toko buku kesayangan saya yang mahalnya suka nggak kira-kira, tapi juga suka buat acara bargain dan bazaar. Rencananya, saya tidak akan belanja (bukan baju, aksesoris, dsb, itu bukan belanjaan saya), tapi ternyata saya hampir kalap!
3 buku resep. 1 novel sastra. 1 buku nasihat agama.
Saya nggak bisa tahan liat buku murah yang tadinya mahal dan isinya bisa saya manfaatkan setiap waktu dan berhubungan dengan hobi saya. Lagipula saya punya mimpi punya bisnis kuliner. Dan saya nggak bisa liat karya orang yang bagus dan murah. Bukan berarti saya pelit. Statusnya masih pengangguran sih!
Yang dibeli : Chocolat. Nasihat Nabi untuk Kaum Muda. Masakan Mediterania. Kue Kering Tanpa Telur. Jamuan Spesial Hari Istimewa. *Gusti.....saya boros lagi*


Di tengah gerimis, saya menyebrang ke mal di depannya. Rencana awal harus dituntaskan. Nonton Bioskop.

Despicable Me. Film kartun, genre favorite saya. Lucu, sangat menghibur, dan lumayan sarat muatan psikologis. Khususnya tentang baik dan buruk yang ada di dalam diri manusia. Ada sedikit represi mengenai hubungan ibu-anak dari tokoh utama yang kalau kata saya penting. Rasa penghargaan dari orang tua ke anak. Saya merasakan hal ini masih kurang untuk para orang tua di Indonesia. Besok saya mau lanjut ke INCEPTION. Sendiri lagi. Mungkin.
Yang menarik : ternyata ada juga cewek yang nonton sendirian tadi. Saya pikir, setau saya, saya adalah orang aneh diantara teman-teman saya yang nonton bioskop sendirian, perempuan. Tadi siang ada sekitar 4-5 orang yang datang sendirian untuk menonton itu. Wow!

Lalu pulang.
Sampai di kos, membongkar 'muatan'. Membaca sekilas. Dan mulai menulis dua postingan sebelumnya. Ditemani PramborsFM. Dan mendengarkan 3CINTA untuk ketigakalinya hari ini. Ha ha ha! :/

The rest of the day.................
Saya. Laptop. Segelas air putih yang terus diisi ulang.
Posting blog. Sambil,
membaca blog. Sambil,
memutar leher. (What?!) Sambil,
menyanyi mengikuti lagu yang diputar radio.

Berikut adalah satu blog yang saya temukan, saya baca, dan saya pikir menarik :
http://diary.satchdesign.com

Sekarang 12.20
28 Juli 2010.
Belum bisa tidur.

*mulai insomnia lagi....*

RHA!

Comments

Popular posts from this blog

DILAN 1990, DILAN 1991, dan MILEA

"Jangan datang ke perempuan untuk membuat dia mau, tapi datanglah ke perempuan untuk membuat dia senang."

Saya hari ini sudah menyelesaikan buku MILEA-nya Pidi Baiq versi soft-reading (jangan tanya dapat dari mana!) setelah saya penasaran begitu buku itu keluar. Budget buku saya lagi dikurangi. Hahahaha.

Saya membeli Dilan 1990 dan Dilan 1991 secara terpisah, yang satu di toko buku di kota saya dengan diskon, dan yang satu lagi dengan dalih lagi-lagi penasaran akan kelanjutannya, saya pesan online dengan diskon juga. Ketika Milea keluar, saya hampir mau membeli ikutan PO, tapi saya nggak butuh CDnya. Akhirnya nggak jadi. Begini dan begitu, ini dan itu, akhirnya saya membaca Milea. Setelah selesai membaca Milea, apakah Ayah Pidi akan mengeluarkan buku lanjutan Dilan-Milea lain? Soalnya Milea kan sudah mau tunangan dan Dilan sudah punya pacar yang juga dia pikirkan selalu.Ups....

Saya kaget waktu membaca Milea di awal karena ternyata Milea ini dari sudut pandang Dilan, dan dua…

RIUH JAGAD MAYA

Setelah pilkada Jakarta usai, ternyata keriuhan jagad maya belum selesai.
Wow banget kaka... salut sama kamu-kamu-kamu yang tiada henti entah menebar fakta atau isu atau sekedar pendapat dan pemikirannya atau malah fitnah (na'udzubullah) di jagad maya. Konsistensi yang luar biasa.... *standing applause*
Seakan-akan energimu tiada habisnya untuk mencari dan mencari, sebar dan membagi.
Coba energimu dialihkan untuk lebih keras mencari jodoh dan menggenapkan setengah dien. #eh
Coba energimu dialihkan untuk  mencari keahlian baru yang bisa berguna untuk nambahin CV atau sekedar keterampilan kerja dan kreatifitas. #uh-huh
Coba energimu digunakan untuk berbaikan dengan teman-temanmu yang terputus silaturahminya karena satu atau dua kata yang menyulut pertengkaran yang sesungguhnya tidak penting dan merugikan. #udahsipbelum?
Coba, lagi, energimu digunakan untuk mencari uang lebih banyak supaya bisa mencari restoran yang murah dan enak supaya bisa traktir keluarga besarmu. #yanginisipbange…

SCURVY

SCURVY. Pernah dengar sebelumnya? Nggak? Saya juga tadinya belum pernah baru dengar. :-D Gara-gara cerpen yang saya buat, saya jadi tahu kata ini, SCURVY, beserta arti lainnya. Kalau menurut terjemahan Om Gugel, SCURVY ini artinya CURANG. Curang itu contohnya seperti ini, "Hati-hati awas jatuh ke CURANG!", atau seperti ini, "Tolong tambahkan uang saku bulanan aku donk Pa, CURANG nih buat jajan.".  Garink?  Yes, I Am! :-P
Kali ini saya bukan membahas mengenai SCURVY=CURANG. Ada SCURVY yang lain. SCURVY yang berarti adalah defisiensi vitamin C. Wow! Saya kira tadinya kalau kekurangan vitamin ya namanya hanya avitaminosis. Ternyata, yang ini ada nama penyakitnya! SCURVY. Mau tau lebih lanjut? Enjoy this writing!